Langsung ke isi
AAHM LEGAL RESEARCHHUKUM · SUMBER · PENELUSURAN
Menu ☰

← Buku / Ruang baca

NASKAH LENGKAP · TERSIMPAN DI AHM

PERLINDUNGAN HUKUM PERDATA DAN INTEGRASI BISNIS DIGITAL: JUAL BELI CRYPTOCURRENCY DALAM CYBERLAW, DAN KEBIJAKAN CYBERSECURITY NASIONAL

Seri Mughni Sulubara, Rizky Maulana, Nurkhalisah Nurkhalisah

Buku berbahasa Indonesia, Penerbit Tahta Media, lisensi CC BY-NC 4.0. Untuk penggunaan nonkomersial dengan atribusi. Cocokkan kutipan dan tata letak dengan PDF.

Catatan sumber ↗
Sampul PERLINDUNGAN HUKUM PERDATA DAN INTEGRASI BISNIS DIGITAL: JUAL BELI CRYPTOCURRENCY DALAM CYBERLAW, DAN KEBIJAKAN CYBERSECURITY NASIONAL

CC BY-NC 4.0 — atribusi penulis/penerbit dan penggunaan nonkomersial. PDF asli disertakan; teks diekstrak untuk membaca. Lisensi penerbit ↗

Unduh PDF sumber
Lompat ke bagian · 5 bagian
  1. Bagian 1
  2. Bagian 2
  3. Bagian 3
  4. Bagian 4
  5. Bagian 5

Bagian 1 dari 5

PERLINDUNGAN HUKUM PERDATA DAN INTEGRASI BISNIS
DIGITAL: JUAL BELI CRYPTOCURRENCY DALAM CYBERLAW,
      DAN KEBIJAKAN CYBERSECURITY NASIONAL




                Seri Mughni Sulubara
                    Rizky Maulana
                     Nurkhalisah




               Tahta Media Group
ii
PERLINDUNGAN HUKUM PERDATA DAN INTEGRASI BISNIS DIGITAL:
JUAL BELI CRYPTOCURRENCY DALAM CYBERLAW, DAN KEBIJAKAN
                 CYBERSECURITY NASIONAL

                              Penulis:
                        Seri Mughni Sulubara
                           Rizky Maulana
                             Nurkhalisah

                           Desain Cover:
                            Tahta Media

                              Editor:
                            Tahta Media

                           Proofreader:
                           Tahta Media

                               Ukuran:
                     vii, 151, Uk: 15,5 x 23 cm

                      QRCBN: 62-415-4653-217

                         Cetakan Pertama:
                           Februari 2026

                    Hak Cipta 2026, Pada Penulis
                Isi diluar tanggung jawab percetakan
              Copyright © 2026 by Tahta Media Group
                           All Right Reserved

                  PENERBIT TAHTA MEDIA GROUP
  Perumahan Mitra Utama Residence 3 Blok A no 1, Sawahan, Tempel,
       Kec. Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57557
                email: [email protected]
              website: http://store.tahtamedia.co.id/
                   Anggota IKAPI (216/JTE/2021)




                                                                    iii
                       KATA PENGANTAR

     Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
segala rahmat dan karunia-Nya sehingga buku monograf yang berjudul
"Perlindungan Hukum Perdata dan Integrasi Bisnis Digital: Jual Beli
Cryptocurrency dalam Cyberlaw, dan Kebijakan Cybersecurity Nasional" ini
dapat diselesaikan dengan baik.
     Buku ini disusun sebagai wujud kontribusi akademik dalam menjawab
tantangan hukum modern yang timbul akibat perkembangan pesat teknologi
informasi dan ekonomi digital. Maraknya transaksi aset kripto di era
transformasi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap praktik
bisnis, keuangan, dan perlindungan hukum perdata di Indonesia. Oleh karena
itu, dibutuhkan kerangka hukum yang adaptif dan terintegrasi agar
perkembangan inovasi digital sejalan dengan prinsip keadilan, kepastian, dan
kemanfaatan hukum.
     Dalam buku ini, penulis mengkaji secara komprehensif aspek
perlindungan hukum perdata dalam transaksi jual beli cryptocurrency,
keterkaitannya dengan cyberlaw, serta relevansinya terhadap kebijakan
nasional di bidang keamanan siber (cybersecurity). Pembahasan tersebut
diharapkan dapat memperkaya wacana akademik dan menjadi rujukan bagi
mahasiswa, praktisi hukum, regulator, serta masyarakat umum yang
berkepentingan dalam bidang hukum siber dan bisnis digital.
     Penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah
memberikan dukungan, baik dalam bentuk bimbingan, data, maupun masukan
selama proses penyusunan monograf ini. Semoga karya ini dapat memberikan
manfaat dan menjadi inspirasi bagi pengembangan ilmu hukum di Indonesia,
khususnya dalam memahami dinamika hukum di era ekonomi digital.

                                                       Medan, Bireun 2026
                                                                   Penulis


                                          Seri Mughni Sulubara, S.H., M.H




iv
                                          DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................... iv
DAFTAR ISI .................................................................................................. v
BAB 1 PENDAHULUAN .............................................................................. 1
  1.1 Latar Belakang Masalah.................................................................. 5
  1.2 Rumusan Masalah ........................................................................... 9
  1.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan ...................................................... 11
  1.4 Ruang Lingkup Pembahasan ......................................................... 17
  1.5 Metode Buku dan Pendekatan Hukum .......................................... 19
BAB 2 KERANGKA TEORITIS DAN KONSEPTUAL ............................ 21
  2.1 Konsep Dasar Perlindungan Hukum Perdata ................................ 21
  2.2 Teori Kepastian Hukum dan Keadilan dalam Transaksi Digital ... 25
  2.3 Konsep Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi ....................... 29
  2.4 Kriptografi, Blockchain, dan Dasar Teknologi Cryptocurrency ... 31
  2.5 Cyberlaw: Prinsip, Ruang Lingkup, dan Perkembangannya......... 35
  2.6 Cybersecurity dan Kedaulatan Digital Nasional ........................... 37
BAB 3 HUKUM PERDATA DALAM ERA DIGITAL ............................. 40
  3.1 Perkembangan Hukum Perdata dalam Ekonomi Digital............... 40
  3.2 Kedudukan Subjek Hukum Digital: Individu dan Badan Hukum . 43
  3.3 Perkembangan Regulasi Cryptocurrency Di Indonesia dan Evolusi
       Kebijakan Cybersecurity serta Kontrak Elektronik (E-Contract)
       dalam Perspektif KUHPerdata ...................................................... 46
  3.4 Kontrak Elektronik (E-Contract) dalam Perspektif KUHPerdata . 51
  3.5 Prinsip Itikad Baik dan Kewajaran dalam Transaksi Digital ........ 53
  3.6 Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Daring ........................ 55
BAB 4 BISNIS DIGITAL DAN KRIPTOEKONOMI ................................ 58
  4.1 Dinamika Bisnis Digital di Indonesia ........................................... 58
  4.2 Ekosistem Cryptocurrency dan Aset Digital ................................. 61
  4.3 Model Bisnis Berbasis Teknologi Blockchain .............................. 63
  4.4 Dampak Sosial-Ekonomi Perdagangan Cryptocurrency ............... 67
  4.5 Studi Komparatif: Regulasi Aset Digital di Negara Maju ............ 68
BAB 5 ASPEK HUKUM PERDATA DALAM JUAL BELI
CRYPTOCURRENCY ................................................................................... 71
  5.1 Tinjauan Hukum Transaksi Cryptocurrency ................................. 71
  5.2 Validitas Perjanjian dan Unsur Sahnya Transaksi Digital ............ 74

                                                                                                             v
  5.3 Status Kepemilikan dan Pengalihan Aset Kripto .......................... 75
  5.4 Risiko, Wanprestasi, dan Penyelesaian Sengketa Perdata ............ 76
  5.5 Perlindungan Hukum bagi Pihak yang Dirugikan......................... 79
BAB 6 CYBERLAW DAN PENEGAKAN HUKUM DIGITAL ............... 82
  6.1 Landasan dan Prinsip Cyberlaw Nasional..................................... 82
  6.2 UU ITE dan Implementasinya terhadap Transaksi Kripto ............ 85
  6.3 Tanggung Jawab Hukum Platform dan Penyedia Layanan .......... 89
  6.4 Forensik Digital dan Pembuktian Elektronik ................................ 93
  6.5 Mekanisme Penegakan dan Kerjasama Antar Lembaga ............... 97
BAB 7 KEBIJAKAN CYBERSECURITY NASIONAL ............................ 99
  7.1 Strategi Nasional Cybersecurity Indonesia ................................... 99
  7.2 Peran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ............................ 101
  7.3 Regulasi, Standar, dan Protokol Keamanan Siber....................... 102
  7.4 Perlindungan Infrastruktur Kritis Digital .................................... 105
  7.5 Perlindungan Data dan Privasi dalam Ekonomi Digital.............. 106
BAB 8 INTEGRASI BISNIS DIGITAL DAN HUKUM PERDATA ....... 108
  8.1 Tantangan Sinergi Hukum dan Teknologi .................................. 108
  8.2 Mekanisme Perlindungan Hukum pada Platform Bisnis Digital 110
  8.3 Integrasi Sistem Pembayaran, Kontrak, dan Perlindungan
        Konsumen ................................................................................... 112
  8.4 Model Tata Kelola Hukum untuk Ekonomi Digital Nasional ..... 114
BAB 9 ANALISIS STUDI KASUS ........................................................... 115
  9.1 Studi Kasus Nasional: Praktik Jual Beli Kripto di Indonesia...... 115
  9.2 Analisis Kasus Internasional: Pelajaran dari Jepang dan
        Singapura .................................................................................... 117
  9.3 Evaluasi Efektivitas Regulasi dan Penegakan Hukum ................ 119
  9.4 Tantangan Pertanggungjawaban Hukum dan Perlindungan
        Konsumen ................................................................................... 120
  9.5 Rekomendasi Penguatan Regulasi dan Praktik Hukum .............. 121
BAB 10 PENUTUP .................................................................................... 124
  10.1 Kesimpulan ................................................................................. 124
  10.2 Rekomendasi ............................................................................... 128
  10.3 Implikasi Buku bagi Pembaruan Hukum Digital ........................ 129
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 132
TENTANG PENULIS ................................................................................ 150



vi
                      BAB 1
                  PENDAHULUAN


      Perkembangan teknologi finansial dan bisnis digital mendorong
meningkatnya transaksi cryptocurrency di Indonesia, yang kini
diposisikan sebagai bagian dari aset keuangan digital dan diatur dalam
kerangka perdagangan aset keuangan digital termasuk aset kripto oleh
OJK melalui POJK 27 Tahun 2024 sebagai turunan dari UU P2SK.
Status aset kripto sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan
menimbulkan berbagai hubungan hukum perdata, terutama dalam
bentuk perjanjian jual beli dan layanan platform exchange yang
memanfaatkan infrastruktur siber dan kontrak elektronik (Engle,
Maher, & Jones, 2025).
      Di sisi lain, KUHPerdata belum secara eksplisit mengatur
karakteristik aset digital seperti cryptocurrency sebagai objek perikatan
maupun objek jaminan kebendaan, sehingga sengketa wanprestasi atau
kerugian konsumen sering diselesaikan dengan konstruksi umum
wanprestasi dan perbuatan melawan hukum. Kondisi ini menimbulkan
ketidakpastian perlindungan hukum perdata, khususnya terkait
pengakuan smart contract, kedudukan bukti elektronik berbasis
blockchain, dan tanggung jawab penyelenggara platform kripto ketika
terjadi gagal serah, pencurian aset digital, atau kebocoran data pribadi
pengguna.
      Ruang digital Indonesia sendiri diatur secara umum melalui UU
No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang
telah dua kali diubah, terakhir dengan UU No. 1 Tahun 2024, yang
memperjelas pengaturan mengenai transaksi elektronik, kontrak


                                   1
              BAB 2
      KERANGKA TEORITIS DAN
           KONSEPTUAL



2.1   KONSEP DASAR PERLINDUNGAN HUKUM PERDATA
      Konsep dasar perlindungan hukum perdata dalam konteks jual
beli cryptocurrency berintikan upaya melindungi hak dan kepentingan
para pihak (penjual, pembeli/investor, dan platform) melalui
pengaturan norma, mekanisme kontraktual, dan sarana penegakan
hukum ketika terjadi kerugian. Dalam integrasi bisnis digital,
perlindungan ini harus disesuaikan dengan karakter transaksi elektronik
dan risiko siber yang menyertai aset kripto. Adapun pengertian dan
tujuan perlindungan hukum perdata adalah:
a.    Perlindungan hukum secara umum dipahami sebagai segala
      upaya untuk menjamin adanya kepastian hukum dan rasa aman
      bagi subjek hukum atas hak-haknya, baik melalui aturan yang
      jelas maupun mekanisme penegakan dan pemulihan kerugian.
b.    Dalam hukum perdata, perlindungan hukum diarahkan untuk
      menjaga keseimbangan hak dan kewajiban para pihak dalam
      hubungan perikatan, mencegah penyalahgunaan posisi, dan
      memberikan sarana ganti rugi ketika terjadi pelanggaran hak
      (wanprestasi atau perbuatan melawan hukum).
Adapun asas dan bentuk perlindungan hukum perdata adalah sebagai
berikut:
a.    Perlindungan hukum perdata bertumpu pada asas kepastian
      hukum, keadilan, dan keseimbangan dalam perjanjian, sehingga


                                  21
             BAB 3
      HUKUM PERDATA DALAM
          ERA DIGITAL



3.1   PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DALAM EKONOMI
      DIGITAL
      Sebelum ada aturan khusus, sengketa konsumen diselesaikan
memakai KUHPerdata (perikatan, wanprestasi, perbuatan melawan
hukum) sehingga perlindungan bersifat umum dan kasus per kasus.
Gerakan perlindungan konsumen menguat sejak 1970-an, ditandai
berdirinya YLKI pada 11 Mei 1973 yang dikenal sebagai perintis
advokasi konsumen dan ikut menyusun naskah akademik RUU
Perlindungan Konsumen. UUPK (UU No. 8 Tahun 1999) disahkan 20
April 1999 dan berlaku sejak 20 April 2000, menjadi payung hukum
yang menegaskan hak-hak konsumen, kewajiban pelaku usaha,
larangan klausula baku merugikan, dan mekanisme ganti rugi yang
lebih eksplisit.
      Perkembangan hukum perdata dalam ekonomi digital
menunjukkan pergeseran dari hubungan hukum yang berbasis interaksi
fisik menuju relasi kontraktual yang dimediasi teknologi (platform,
aplikasi, dan aset digital), termasuk dalam transaksi cryptocurrency.
Transformasi ini menuntut pembaruan konsep perikatan, pembuktian,
dan perlindungan hukum agar tetap mampu menjamin kepastian dan
keadilan bagi para pihak dalam bisnis digital. Literatur hukum perdata
kontemporer menjelaskan bahwa digitalisasi mengubah cara
terbentuknya perjanjian, cara pembuktian, serta profil risiko para pihak,
karena banyak perbuatan hukum kini terjadi melalui klik, tanda tangan

                                   40
                   BAB 4
            BISNIS DIGITAL DAN
             KRIPTOEKONOMI



4.1   DINAMIKA BISNIS DIGITAL DI INDONESIA
       Dinamika bisnis digital di Indonesia menunjukkan pertumbuhan
sangat cepat, dengan e-commerce, fintech, dan aset kripto menjadi
motor penting ekonomi digital dan sekaligus menimbulkan tantangan
regulasi, perlindungan konsumen, dan keamanan siber (Alnami et al.,
2025). Dalam konteks jual beli cryptocurrency, bisnis digital bergerak
dalam ekosistem keuangan digital terintegrasi yang menuntut
penyesuaian hukum perdata, cyberlaw, dan kebijakan cybersecurity
agar mampu mengawal inovasi tanpa mengabaikan perlindungan
hukum (Nguyen et al., 2025).
       Berbagai studi memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia
akan mendekati atau melampaui 100 miliar USD pada 2025, didorong
oleh e-commerce, transportasi online, media digital, dan layanan
keuangan digital. Laporan lain memperkirakan transaksi ekonomi
digital Indonesia bisa mencapai sekitar Rp1.700–2.100 triliun pada
2025 sehingga menempatkan Indonesia sebagai pasar ekonomi digital
terbesar di ASEAN. Sektor perdagangan daring (e-commerce),
pembayaran digital, pinjaman online, dan online travel diprediksi
memberi kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi digital,
dengan nilai perdagangan daring diproyeksikan mencapai ratusan
triliun rupiah. Dalam ekosistem ini, aset kripto dan fintech berperan



                                 58
              BAB 5
      ASPEK HUKUM PERDATA
         DALAM JUAL BELI
        CRYPTOCURRENCY



5.1   TINJAUAN HUKUM TRANSAKSI CRYPTOCURRENCY
      Tinjauan hukum perdata atas transaksi cryptocurrency di
Indonesia berangkat dari kedudukannya sebagai komoditas/aset
investasi digital yang sah diperdagangkan, tetapi bukan alat
pembayaran yang sah, sehingga hubungan para pihak dinilai sebagai
hubungan perikatan/kontrak, bukan hubungan uang dalam arti mata
uang. Hal ini membuat jual beli cryptocurrency ditempatkan dalam
kerangka hukum perdata umum (KUH Perdata, UUPK) yang diperkaya
oleh pengaturan khusus aset kripto dan rezim transaksi elektronik (UU

Bagian 2 dari 5

ITE). Adapun status hukum transaksi cryptocurrency secara perdata
adalah (Hornuf et al., 2025):
a.    Bank Indonesia menegaskan bahwa cryptocurrency bukan mata
      uang dan tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran di
      wilayah Indonesia berdasarkan UU Mata Uang dan peraturan BI
      tentang kewajiban penggunaan Rupiah.
b.    Melalui Bappebti, pemerintah menempatkan aset kripto sebagai
      komoditas digital yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka,
      bukan sebagai uang; brosur resmi Bappebti menyebut aset kripto
      tetap dilarang sebagai alat pembayaran, namun sebagai instrumen
      investasi dapat dikategorikan sebagai komoditas yang
      diperdagangkan.

                                 71
           BAB 6
  CYBERLAW DAN PENEGAKAN
       HUKUM DIGITAL



6.1   LANDASAN DAN PRINSIP CYBERLAW NASIONAL
      Landasan dan prinsip cyberlaw nasional pada dasarnya bertumpu
pada konstitusi (UUD 1945), asas-asas umum hukum (kepastian,
keadilan, kemanfaatan), serta pengaturan khusus dalam UU ITE dan
regulasi turunannya, yang kemudian dipadukan dengan kebijakan
cybersecurity nasional dan rezim pengaturan aset kripto oleh Bappebti–
OJK. Dalam konteks jual beli cryptocurrency, kerangka ini berfungsi
untuk mengakui transaksi kripto sebagai transaksi elektronik atas
komoditas/aset keuangan digital, mengatur kontrak elektronik dan
perlindungan perdata para pihak, sekaligus memastikan keamanan
sistem dan infrastruktur digital secara nasional (Haas, 2023).
      UU ITE No. 1/2024 lindungi transaksi digital cryptocurrency dari
penipuan (Pasal 28) dan akses ilegal (Pasal 30) melalui sanksi pidana
hingga 6 tahun penjara. Exchange wajib verifikasi identitas pengguna
untuk cegah money laundering dalam jual beli crypto. Pengaduan
transaksi ilegal ditangani polisi cyber dengan bukti blockchain sebagai
alat bukti primer. UU ITE No. 1/2024 lindungi transaksi digital
cryptocurrency dari penipuan (Pasal 28) dan akses ilegal (Pasal 30)
melalui sanksi pidana hingga 6 tahun penjara. Exchange wajib
verifikasi identitas pengguna untuk cegah money laundering dalam jual
beli crypto. Pengaduan transaksi ilegal ditangani polisi cyber dengan
bukti blockchain sebagai alat bukti primer.


                                  82
               BAB 7
      KEBIJAKAN CYBERSECURITY
             NASIONAL



7.1   STRATEGI NASIONAL CYBERSECURITY INDONESIA
       Perpres 47/2023 bentuk SKSN dengan 8 sasaran strategis: tata
kelola siber, manajemen risiko, kesiapsiagaan, respons insiden,
pemulihan, SDM siber, teknologi kriptografi nasional, dan kerja sama
internasional. Sasaran ini lindungi 17 sektor prioritas termasuk
keuangan digital dan perdagangan aset kripto dari serangan
ransomware hingga DDoS. Implementasi tahunan dievaluasi oleh
Dewan Keamanan Siber Nasional. Perpres 47 Tahun 2023 memang
membentuk Strategi Keamanan Siber Nasional (SKSN) yang memuat
sasaran strategis di bidang tata kelola, manajemen risiko, peningkatan
kesiapsiagaan, respons dan pemulihan insiden, pengembangan SDM,
penguatan teknologi (termasuk kriptografi nasional), serta kerja sama
internasional. Sasaran ini diarahkan untuk melindungi sektor-sektor
prioritas infrastruktur informasi kritikal nasional, yang mencakup
layanan keuangan dan sistem perdagangan digital yang rentan terhadap
serangan seperti ransomware dan DDoS, dengan koordinasi kebijakan
berada di tingkat nasional dan pelaksanaan teknis banyak melibatkan
BSSN sebagai otoritas keamanan siber (Sulubara, Seri Mughni Lubis,
Hidayati Purnama, Simbolon, 2024).
       SKSN merumuskan sejumlah sasaran strategis yang pada
pokoknya meliputi penguatan tata kelola keamanan siber, manajemen
risiko, peningkatan kesiapsiagaan dan ketahanan, perlindungan


                                 99
               BAB 8
      INTEGRASI BISNIS DIGITAL
        DAN HUKUM PERDATA



8.1   TANTANGAN SINERGI HUKUM DAN TEKNOLOGI
      Bisnis crypto wajib terapkan keamanan sistem informasi per Bab
IV POJK 27/2024, termasuk enkripsi end-to-end dan multi-factor
authentication. Penyelenggara integrasikan ISO 27001 dengan
pengawasan OJK untuk lindungi transaksi jual beli aset digital. Audit
tahunan independen verifikasi kepatuhan terhadap standar nasional
cybersecurity (Seri Mughni Sulubara, Murthada, 2023). Kewajiban
keamanan sistem informasi untuk bisnis kripto diatur cukup kuat dalam
rezim OJK, tetapi detail teknis di paragraf kamu sebagian berasal dari
pedoman/penerapan praktik terbaik, bukan bunyi eksplisit pasal dalam
POJK 27/2024. Integrasi cybersecurity dalam bisnis crypto di Indonesia
ditegaskan melalui POJK No. 27 Tahun 2024 yang mewajibkan
penyelenggara perdagangan aset keuangan digital untuk menjamin
keamanan dan keandalan sistem informasi, termasuk ketahanan siber,
sebagai bagian dari tata kelola dan manajemen risiko yang diawasi
OJK. Bursa dan pedagang aset keuangan digital diwajibkan memiliki
sistem pengawasan dan pelaporan perdagangan, pengamanan sistem
informasi, serta pegawai bersertifikasi di bidang audit dan keamanan
sistem informasi (CISA dan CISSP) sebagai bentuk penguatan
pengawasan dan pengamanan transaksi aset keuangan digital (Seri
Mughni Sulubara, Hidayati Purnama Lubis, Nanci Yosepin Simbolon,
2024).


                                 108
                 BAB 9
         ANALISIS STUDI KASUS



9.1   STUDI KASUS NASIONAL: PRAKTIK JUAL BELI KRIPTO DI
      INDONESIA
      KUHPerdata belum eksplisit akui cryptocurrency sebagai objek
jaminan fidusia per Pasal 1142, padahal aset digital bernilai tinggi
cocok untuk agunan pinjaman. Status komoditas Bappebti/OJK batasi
penggunaan crypto sebagai collateral di perbankan konvensional. Perlu
revisi PP Fidusia No. 106/2019 untuk sertifikasi blockchain sebagai
bukti kepemilikan sah. Secara perdata, memang belum ada pengaturan
eksplisit yang mengakui cryptocurrency sebagai objek jaminan
kebendaan seperti fidusia, sehingga pemanfaatannya sebagai agunan
masih problematis meskipun nilai ekonominya tinggi. Adapun pola
praktik jual beli kripto di Indonesia dilakukan dengan cara:
a.    Aset kripto diakui sebagai komoditas digital yang
      diperdagangkan melalui pedagang fisik aset kripto berizin (awal-
      nya di bawah Bappebti, kini beralih ke OJK dalam kerangka UU
      P2SK dan regulasi ITSK/Aset Keuangan Digital).
b.    Praktik umum: pengguna membuka akun di exchange, menjalani
      KYC, menyetor rupiah, melakukan trading/holding kripto, dan
      menyimpan aset di wallet exchange atau wallet pribadi; seluruh
      proses ini berbasis kontrak elektronik dan bukti digital (log, data
      blockchain).
      KUHPerdata dan rezim jaminan fidusia yang berlaku masih
disusun dengan asumsi “benda” konvensional (bergerak/tidak bergerak,
berwujud/tidak berwujud), tanpa menyebut aset kripto secara tegas,


                                  115
                        BAB 10
                       PENUTUP



10.1 KESIMPULAN
      Perlindungan hukum perdata transaksi jual beli cryptocurrency
kuat melalui Pasal 1320 KUHPerdata dan UU No. 8/1999 tentang
Perlindungan Konsumen. Transisi OJK via POJK 27/2024 tingkatkan
pengawasan, namun integrasi dengan kebijakan cybersecurity nasional
Perpres 47/2023 masih perlu penguatan regulasi lintas lembaga.
Kerangka cyberlaw Indonesia via UU ITE No. 1/2024 lindungi
konsumen dari risiko digital secara komprehensif (Hapsari &
Pambayun, 2023).
      Pasal 1320 KUHPerdata menetapkan empat syarat sah perjanjian
(kesepakatan, kecakapan, objek tertentu, dan sebab yang halal) yang
juga berlaku bagi perjanjian elektronik jual beli cryptocurrency,
sehingga sengketa pada dasarnya dianalisis sebagai wanprestasi atau
perbuatan melawan hukum. UU No. 8 Tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen memberi hak atas informasi yang benar,
keamanan, dan ganti rugi jika barang/jasa (termasuk layanan platform
digital) merugikan konsumen, sehingga memperkuat posisi nasabah
kripto di ranah perdata.
      Transisi pengawasan aset kripto ke OJK melalui POJK 27/2024
menambah lapisan perlindungan lewat pengaturan tata kelola,
manajemen risiko, keamanan sistem informasi, dan kewajiban
perlindungan konsumen bagi penyelenggara perdagangan aset
keuangan digital. Perpres 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan
Siber Nasional dan Manajemen Krisis Siber menetapkan arah kebijakan


                                124
                        DAFTAR PUSTAKA


Abiramasundari, S., & Ramaswamy, V. (2025). Cacography based
      Ransomware Email Phishing Attack Prevention using Language Pack
      Tuned Transformer Language Model. Scientific Reports, 15(1), 1–19.
      https://doi.org/10.1038/s41598-025-06530-8
Adaramola, O. (2025). Assessing the role of the Intergovernmental Action
      Group Against Money Laundering in West Africa (GIABA) in light
      of virtual assets and cross-regional cryptocurrency-based money
      laundering in Nigeria. Journal of Economic Criminology, 7(October
      2023), 100129. https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2025.100129
Adi, Prasetyo, Handri, Eko Yan, Sensuse, D. I. (2024). Information System
        Approaches in Cybersecurity. Procedia Computer Science,
        234(May),                                                 1372–1379.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.procs.2024.03.135
Agung, A., Hafrida, & Erwin. (2022). PAMPAS : Journal Of Criminal
       Pencegahan Kejahatan Terhadap Cybercrime. 3, 212–222.
       https://www.online-journal.unja.ac.id/Pampas/article/view/23367
Ah Mand, A. (2025). Cryptocurrency returns and cryptocurrency uncertainty:
      a time–frequency analysis. Financial Innovation, 11(1).
      https://doi.org/10.1186/s40854-024-00734-z
Ahmmed, F., Boadi, B. Y., & Guillemette, M. (2025). Margin Trading and
     Cryptocurrency Investment Among U.S. Investors: Evidence from the
     National Financial Capability Study. Journal of Risk and Financial
     Management, 18(7), 1–25. https://doi.org/10.3390/jrfm18070373
Aini, A. N., Putri, A. J., Adhnin, G. A., & Girsang, R. (2025). Urgensi
       Penguatan Pengawasan Terhadap Kolaborasi antara Bank Dengan
       Fintech Lending Dalam Sistem Hukum Perbankan di Indonesia.
       Media       Hukum        Indonesia      (MHI),    2(6), 288–293.
       https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.15612312
Akeiber, H. J. (2025). A comprehensive study of Cybercrime and Digital
       Forensics through Machine Learning and AI. Al-Rafidain Journal of
       Engineering          Sciences        Vol.,      3(1),   369–395.
       https://doi.org/https://doi.org/10.61268/hff1pp49


                                    132
Akub, M. S. (2020). Pengaturan Tindak Pidana Mayantara (Cyber Crime)
      Dalam Sistem Hukum Indonesia. Al-Ishlah : Jurnal Ilmiah Hukum,
      21(2), 85–93. https://doi.org/10.33096/aijih.v21i2.19
Alhadidi, I., Nweiran, A., & Hilal, G. (2024). The influence of Cybercrime
       and legal awareness on the behavior of university of Jordan students.
       Heliyon,                         10(12),                      e32371.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e32371
Almeida, J., & Gonçalves, T. C. (2025). Cryptocurrencies and Economic
       Sanctions. North American Journal of Economics and Finance,
       102537. https://doi.org/10.1016/j.najef.2025.102537
Alnami, H., Mohzary, M., Assiri, B., & Zangoti, H. (2025). An Integrated
       Framework for Cryptocurrency Price Forecasting and Anomaly
       Detection Using Machine Learning. Applied Sciences (Switzerland),
       15(4), 1–14. https://doi.org/10.3390/app15041864
Alqudhaibi, A., Albarrak, M., Jagtap, S., & Williams, N. (2025). Securing
       industry 4.0: Assessing cybersecurity challenges and proposing
       strategies for manufacturing management. Cyber Security and
       Applications,                      3(July),                100067.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.csa.2024.100067
Alrasheed, R. A. R. (2025). Building Public Trust in Bahrain: Leveraging
       Artificial Intelligence to Combat Financial Fraud and Terrorist
       Financing Through Cryptocurrency Tracking. Social Sciences, 14(5).
       https://doi.org/10.3390/socsci14050308
Alzubaidi, A. (2021). Measuring the level of cyber-security awareness for
       cybercrime in Saudi Arabia. Heliyon, 7(June), e06016.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e06016
Amsyar, I., Christopher, E., Dithi, A., Khan, A. N., & Maulana, S. (2020). The
      Challenge of Cryptocurrency in the Era of the Digital Revolution : A
      Review of Systematic Literature. Aptisi Transactions on
      Technopreneurship                (ATT),          2(2),         153–159.
      https://doi.org/https://doi.org/10.34306/att.v2i2.96
Anas, M., Shahzad, S. J. H., & Yarovaya, L. (2024). The use of high-
       frequency data in cryptocurrency research: a meta-review of literature
       with bibliometric analysis. Financial Innovation, 10(1).
       https://doi.org/10.1186/s40854-023-00595-y



                                    133
Arisandy, Y. O. (2021). Penegakan Hukum terhadap Cyber Crime Hacker.
       Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 1(3),
       162–169. https://doi.org/10.18196/ijclc.v1i3.11264
Arroyabe, M. F., Arranz, C. F. A., De Arroyabe, I. F., & de Arroyabe, J. C. F.
       (2024). Revealing the realities of cybercrime in small and medium
       enterprises: Understanding fear and taxonomic perspectives.
       Computers        and       Security,     141(February),      103826.
       https://doi.org/10.1016/j.cose.2024.103826
Arroyabe, M. F., Arranz, C. F. A., Fernandez, I., Arroyabe, D., Carlos, J., &
       Arroyabe, F. De. (2024). Revealing the realities of cybercrime in
       small and medium enterprises : Understanding fear and taxonomic
       perspectives. Computers & Security, 141(April), 103826.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.cose.2024.103826
Astuti, I. D., Rajab, S., & Setiyouji, D. (2022). Cryptocurrency Blockchain
         Technology in the Digital Revolution Era. Aptisi Transactions on
         Technopreneurship                (ATT),           4(1),      9–15.
         https://doi.org/https://doi.org/10.34306/att.v4i1.216
Avino, D. E. (2024). Contingent Claims and Hedging of Credit Risk with
       Equity Options. The Review of Asset Pricing Studies, 14(March),
       310–347. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/rapstu/raae005
Azrica, H., & Sulubara, S. M. (2023). Legalitas Transaksi E Commerce Dalam
        Platfortm Shopee Ditinjau Dalam Kitab Undang-Undang Hukum
        Perdata (Burgerlijk Wetboek), Undang-Undang Nomor: 8 Tahun
        1999 Tentang Perlindungan Konsumen Dan Persfektif Fiqih
        Muamalah. Hakim: Jurnal Ilmu Hukum Dan Sosial, 1(3), 296–318.
        https://doi.org/https://doi.org/10.51903/hakim.v1i3.1305
Bakhri, S., & layaman, Iqbal Alfan, M. (2021). Peran Otoritas Jasa Keuangan
        Cirebon Pada Perlindungan Konsumen Financial Technology
        Lending the Role of the Cirebon Financial Services Authority in the
        Protection of Financial Consumers of Lending Technology. Journal
        of Islamic Accounting Research, 3(1), 1–22.
Ballis, A., Karagiorgis, A., Anastasiou, D., & Kallandranis, C. (2025a).
        Cryptocurrency dynamics during global crises: Insights from
        Bitcoin’s interplay with traditional markets. International Review of
        Economics              and             Finance,            103(June).
        https://doi.org/10.1016/j.iref.2025.104512


                                    134
Ballis, A., Karagiorgis, A., Anastasiou, D., & Kallandranis, C. (2025b).
        Cryptocurrency dynamics during global crises: Insights from
        Bitcoin’s interplay with traditional markets. International Review of
        Economics          and        Finance,      103(June),       104512.
        https://doi.org/10.1016/j.iref.2025.104512
Bernovskis, A., Sceulovs, D., & Stibe, A. (2024). Society 5 . 0 : Shaping the

Bagian 3 dari 5

       future of e-commerce. Journal of Open Innovation: Technology,
       Market,          and          Complexity,        10(4),       100391.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2024.100391
Bommer, W. H., Milevoj, E., & Rana, S. (2023). The intention to use
     cryptocurrency: A meta-analysis of what we know. Emerging
     Markets          Review,      55(July        2022),    100962.
     https://doi.org/10.1016/j.ememar.2022.100962
Botta, A., Rotbei, S., Zinno, S., & Ventre, G. (2023). Intelligent Systems with
        Applications Cyber security of robots : A comprehensive survey.
        Intelligent Systems with Applications, 18(May), 200237.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.iswa.2023.200237
Brown, L. (2023). Trusts and credit risk : the Quistclose trust and lenders ’
       risks in loan finance. Trusts & Trustees, 29(5), 402–409.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1093/tandt/ttad017
Cary, M. (2024). Herding and investor sentiment after the cryptocurrency
       crash: evidence from Twitter and natural language processing.
       Financial Innovation, 10(1). https://doi.org/10.1186/s40854-024-
       00663-x
Chen, Z. (2025). From Disruption to Integration: Cryptocurrency Prices,
       Financial Fluctuations, and Macroeconomy. Journal of Risk and
       Financial Management, 18(7). https://doi.org/10.3390/jrfm18070360
Cheraghali, H., Molnár, P., Storsveen, M., & Veliqi, F. (2024). The impact of
       cryptocurrency-related cyberattacks on return, volatility, and trading
       volume of cryptocurrencies and traditional financial assets.
       International Review of Financial Analysis, 95(PB), 103439.
       https://doi.org/10.1016/j.irfa.2024.103439
Collier, B., & Clayton, R. (2025). Peer ( ing ) pressure : a cybersecurity
         intervention at global scale in the internet infrastructure. Journal of
         Cybersecurity,                     11(August),                   1–14.
         https://doi.org/https://doi.org/10.1093/cybsec/tyaf014


                                     135
Collier, B., Clayton, R., Hutchings, A., & Thomas, D. (2021). Cybercrime is
         ( often ) boring : Infrastructure and alienation in a deviant subculture.
         The British Journal of Criminology, 61(April), 1407–1423.
         https://doi.org/10.1093/bjc/azab026
Dang, T. H. N., Balli, F., Balli, H. O., & Kilic, I. (2025). Demographic-
       governance factors shaping cryptocurrency holding behavior.
       Finance         Research         Letters,     85(PD),     108143.
       https://doi.org/10.1016/j.frl.2025.108143
Danova, M. S. A., & Nugroho, W. C. (2025). Perjanjian Baku yang di Atur
       Otoritas Jasa Keuangan Pada Pinjaman Online. Media Hukum
       Indonesia               (MHI),             2(7),            94–98.
       https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/view/1548%0Ahtt
       ps://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/download/1548/168
       4
Dantas, R. M., Firdaus, R., Jaleel, F., Mata, P. N., & Mata, N. (2022).
        Systemic Acquired Critique of Credit Card Deception Exposure
        through Machine Learning. Journal of Open Innovation: Technology,
        Market,          and         Complexity,        8(August),   192.
        https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ joitmc8040192
Diba, N. F., Disemadi, H. S., & Prananingtyas, P. (2020). Kebijakan Tata
       Kelola Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Di Indonesia. Ekspose: Jurnal
       Penelitian     Hukum      Dan    Pendidikan,   18(2),    868–876.
       https://doi.org/10.30863/ekspose.v18i2.485
Dulisse, B., Fitch, C., Denis, J., & Connealy, N. (2025). Old techniques, new
        technologies: Exploring patterns from scammers that commit
        financial fraud via cryptocurrency. Journal of Economic Criminology,
        9(June), 100178. https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2025.100178
Dwiyanto, S. A., & Asyidqi, A. T. (2025). Legalization of Deed of
      Establishment of Limited Liability Company Fintech Without Permit
      from Financial Services Authority ( OJK ). KRTHA BHAYANGKARA,
      19(1),                                                    163–175.
      https://doi.org/https://doi.org/10.31599/krtha.v19i1.3614
Engle, T. A., Maher, C. A., & Jones, M. (2025). Afraid of the unknown:
       Crypto literacy and fear of online fraud. Journal of Economic
       Criminology,           7(December           2024),       100135.
       https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2025.100135


                                      136
Engle, T. A., Maher, C. A., & Nedelec, J. L. (2025). Sellin and Wolfgang
        revisited : A partial replication and expansion considering
        cybercrime. Journal of Criminal Justice Journal, 101(July), 102523
        Contents.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jcrimjus.2025.102523
Fadli, M., Widijowati, D., & Andayani, D. (2024). Pencurian Data Pribadi di
        Dunia Maya (Phising Cybercrime) yang ditinjau dalam Perspektif
        Kriminologi. Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi Dan
        Kewirausahaan,                                              14(12).
        https://doi.org/10.59188/covalue.v14i11.4335
Fakhrullah, F., Xiao, D. D., Suplata, M., Khan, S., & Pawera, R. (2025).
        Customer-Centric Value Assessment of Cryptocurrency Adaptation.
        In Computational Economics (Issue 0123456789). Springer US.
        https://doi.org/10.1007/s10614-025-10868-6
Gandasari, N. M., Hidayat, R. R., & Siswajanthy, F. (2025). Peran Otoritas
       Jasa Keuangan (OJK) dalam mengawasi fintech lending sebagai
       instrumen ekonomi digital. Indonesian Journal of Islamic
       Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(1), 399–408.
       https://www.hukumonline.com/berita/a/tugas-dan-fungsi-ojk-
       lt624e445a5e213/?page=3,
Ghazouani, I., Ghazouani, I., & Omri, A. (2025). Virtual influence , real
      impact : Deciphering social media sentiment and its effects on
      cryptocurrency market dynamics Iheb Ghazouani Ines Ghazouani
      Abdelwahed Omri. Blockchain: Research and Applications, 100375.
      https://doi.org/10.1016/j.bcra.2025.100375
Grobys, K., Kolari, J. W., Sandretto, D., Shahzad, S. J. H., & Äijö, J. (2025).
       Cryptocurrency momentum has (not) its moments. In Financial
       Markets and Portfolio Management (Issue 0123456789). Springer
       Berlin Heidelberg. https://doi.org/10.1007/s11408-025-00474-9
Gulo, A. S., Lasmadi, S., & Nawawi, K. (2021). Cyber Crime dalam Bentuk
       Phising Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi
       Elektronik. PAMPAS: Journal of Criminal Law, 1(2), 68–81.
       https://doi.org/10.22437/pampas.v1i2.9574
Haas, T. C. (2023). Adapting cybersecurity practice to reduce wildlife
       cybercrime.       Journal      OfCybersecurity,    1(June), 1–20.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1093/cybsec/tyad004


                                     137
Habibi, M. R., & Liviani, I. (2020). Kejahatan Teknologi Informasi (Cyber
        Crime) dan Penanggulangannya dalam Sistem Hukum Indonesia. Al-
        Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 23(2),
        400–426. https://doi.org/10.15642/alqanun.2020.23.2.400-426
Hapsari, R. D., & Pambayun, K. G. (2023). Ancaman cybercrime di
        Indonesia: Sebuah Tinjauan Pustaka Sistematis. Jurnal Konstituen,
        5(1), 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.33701/jk.v5i1.3208
Hasan, Z., Alfath, M. R., Mahardika, A., Rizaldi, R., & Rizqullah, W. (2024).
       Peranan Cyber Law Dalam Penanganan Tindak Pidana Di Indonesia.
       Jurnal Komunikasi, 2(5), 337–345.
Haspada, D. (2025). Legal analysis of abuse of conditions in banking credit
       agreements in Indonesia : implications for international consumer
       protection in Indonesia : implications for international consumer
       protection.     Cogent      Social    Sciences,   11(1),   2492837.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1080/23311886.2025.2492837
Hikmatulloh, R., & Nurmiati, E. (2020). Analisis Strategi Pencegahan
       Cybercrime Berdasarkan UU ITE Di Indonesia (Studi Kasus:
       Penipuan Pelanggan Gojek). Kosmik Hukum, 20(2), 121.
       https://doi.org/10.30595/kosmikhukum.v20i2.6449
Hornuf, L., Momtaz, P. P., Nam, R. J., & Yuan, Y. (2025). Cybercrime on the
        ethereum blockchain. Journal of Banking and Finance, 175(July
        2023), 107419. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2025.107419
Hutagalung, R. L., & Dwijayanthi, P. T. (2025). Pengawasan Otoritas Jasa
       Keuangan Dalam Konteks Perlindungan Hukum Bagi Konsumen
       Peminjaman Dana Secara Online. Ethics and Law Journal: Business
       and Notary, 3(2), 1–9. https://doi.org/10.61292/eljbn.265
Iwasaki, M. (2025). Banning ransomware payments: unintended effects on
        cybersecurity investment and incident reporting. International
        Cybersecurity         Law        Review,   6(1),       17–27.
        https://doi.org/10.1365/s43439-025-00137-5
Jada, I., & Mayayise, T. O. (2024a). The impact of artificial intelligence on
         organisational cyber security : An outcome of a systematic literature
         review. Data and Information Management, 8(Desember), 100063.
         https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.dim.2023.100063




                                    138
Jada, I., & Mayayise, T. O. (2024b). The impact of artificial intelligence on
         organisational cyber security: An outcome of a systematic literature
         review. Data and Information Management, 8(Desember), 100063.
         https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.dim.2023.100063
Javaid, M., Haleem, A., Pratap, R., & Suman, R. (2023). Towards insighting
        cybersecurity for healthcare domains : A comprehensive review of
        recent practices and trends. Cyber Security and Applications Journal,
        1(March),                                                    100016.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.csa.2023.100016
Jayanthiladevi, A., Natarajan, J., & Arjun, K. P. (2025). AI-Based
        Cybersecurity Frameworks for 7G-Enabled Virtual Therapy
        Platforms A. Cyber Security and Applications, 100099.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.csa.2025.100099
Joseph, T. E., Jahanger, A., Onwe, J. C., & Balsalobre-Lorente, D. (2024).
        The implication of cryptocurrency volatility on five largest African
        financial system stability. Financial Innovation, 10(1).
        https://doi.org/10.1186/s40854-023-00580-5
Kajol, K., Devarakonda, S., Singh, R., & Baker, H. K. (2025). Drivers
       influencing the adoption of cryptocurrency: a social network analysis
       approach.            Financial          Innovation,            11(1).
       https://doi.org/10.1186/s40854-025-00757-0
Kaur, Ramanpreet, Gabrijelˇciˇ, Duˇsan, Klobuˇcar, T. K. (2023). Artificial
       intelligence for cybersecurity : Literature review and future research
       directions. Information Fusion Journal, 97(April), 101804.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.inffus.2023.101804
Khattobov, U., Xamrayev, O., Eshev, F., & Urazaliev, J. (2025).
       Connectedness Between Cryptocurrency and Precious Metal Markets.
       SHS         Web        of      Conferences,    216,      01001.
       https://doi.org/10.1051/shsconf/202521601001
Kianpour, M., Kowalski, S. J., & Øverby, H. (2022). Advancing the concept
       of cybersecurity as a public good. Simulation Modelling Practice and
       Theory,                       116(January),                  102493.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.simpat.2022.102493




                                    139
Kim, D. H., Vanheusden, F. J., & Kim, A. (2025). Forecasting cryptocurrency
       markets using recurrence and time-frequency analysis-based machine
       learning algorithms. Finance Research Letters, 85(PE), 108268.
       https://doi.org/10.1016/j.frl.2025.108268
Kim, K., Lee, S., Ramachandran, S., & Alzahrani, I. (2025). Cryptocurrency-
       driven ransomware syndicates operating on the darknet: A focused
       examination of the Arab world. Egyptian Informatics Journal,
       30(January), 100665. https://doi.org/10.1016/j.eij.2025.100665
Konsumen, T. P., Nurul, Z., Rahmatiar, Y., Abas, M., & Sanjaya, S. (2025).
      Dampak Pembayaran Elektronik Terhadap Perlindungan Konsumen
      Dalam Perspektif Undang-Undang No . 8 Tahun 1999 Tentang
      Perlindungan Konsumen. Morality : Jurnal Ilmu Hukum, 11(8), 120–
      130. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.52947/morality.v11i1.963
Kumar, A., Salo, J., & Bezawada, R. (2024). The effects of buy now , pay later
       ( BNPL ) on customers ’ online purchase behavior. Journal of
       Retailing,                       100(4),                     602–617.
       https://doi.org/10.1016/j.jretai.2024.09.004
Lazea, G. I., Balea-Stanciu, M. R., Bunget, O. C., Sumănaru, A. D., & Coraș,
        A. M. G. (2025). Cryptocurrency Taxation: A Bibliometric Analysis
        and Emerging Trends. International Journal of Financial Studies,
        13(1). https://doi.org/10.3390/ijfs13010037
Li, Y., & Liu, Q. (2021a). A comprehensive review study of cyber-attacks and
         cyber security ; Emerging trends and recent developments. Energy
         Reports,                       7(June),                   8176–8186.
         https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.egyr.2021.08.126
Li, Y., & Liu, Q. (2021b). A comprehensive review study of cyber-attacks and
         cyber security ; Emerging trends and recent developments. Energy
         Reports,                       7(July),                   8176–8186.
         https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.egyr.2021.08.126
Li, Y., & Liu, Q. (2021c). A comprehensive review study of cyber-attacks and
         cyber security; Emerging trends and recent developments. Energy
         Reports, 7, 8176–8186. https://doi.org/10.1016/j.egyr.2021.08.126
Luu, T. J., Samuel, B. M., Jones, M., & Barnes, J. C. (2025). Exploring how
        the Dark Triad shapes cybercrime responses. Personality and
        Individual          Differences,        244(April),         113250.
        https://doi.org/10.1016/j.paid.2025.113250


                                     140
Maluleke, W., Motseki, M. M., Mokwena, R. J., Dlamini, S., Maluleke, W.,
       Motseki, M. M., Mokwena, R. J., & Dlamini, S. (2021). The modus
       operandi of perpetrators for credit card fraud in the Vaal Region,
       South Africa. Cogent Social Sciences, 7(1), 1930337.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1080/23311886.2021.1930337
Markus Djarawula, Novita Alfiani, & Hanita Mayasari. (2023). Tinjauan
      Yuridis Tindak Pidana Kejahatan Teknologi Informasi (Cybercrime)
      Di Indonesia Ditinjau Dari Perspektif Undang-Undang Nomor 11
      Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Jurnal
      Cakrawala               Ilmiah,          2(10),        3799–3806.
      https://doi.org/http://bajangjournal.com/index.php/JCI
Mawhayi, B., Botha, J., & Leenen, L. (2025). A Web Scraping Approach
      Towards Cryptocurrency Investigations. European Conference on
      Cyber        Warfare     and     Security,  24(1),    445–454.
      https://doi.org/10.34190/eccws.24.1.3557
Medoh, C., & Telukdarie, A. (2022). The Future of Cybersecurity : A System
       Dynamics Approach. Procedia Computer Science, 200(April), 318–
       326. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.procs.2022.01.230
Mumcu, E., Kılıç, O. H. T., & Başer, A. (2025). Cryptocurrency trading and
      its relationship with other addictions among healthcare professionals
      in Türkiye. PeerJ, 13(4), 1–15. https://doi.org/10.7717/peerj.19314
Murthada Murthada, & Seri Mughni Sulubara. (2022). Implementasi Hak
       Asasi Manusia di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar
       1945. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 1(4), 111–
       121. https://doi.org/10.30640/dewantara.v1i4.426

Bagian 4 dari 5

Musshoff, O., Weber, R., & Danne, M. (2023). Farmers ’ preference for digital
      credit : Does the delivery channel matter ? Q Open, 3(March), 1–24.
      https://doi.org/https://doi.org/10.1093/qopen/qoad007
Nguyen, P., Nguyen, L. T., Vu, D., Vu, T., & Nguyen, T. (2025). Strategic
      stakeholder analysis for Vietnam ’ s carbon credit system : a
      neutrosophic approach. Journal of Open Innovation: Technology,
      Market,          and          Complexity,        11(3),      100597.
      https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2025.100597




                                    141
Onwuadiamu, G. (2025). Cybercrime in criminology; A systematic review of
      criminological theories, methods, and concepts. Journal of Economic
      Criminology,                     8(February),                100136.
      https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2025.100136
Paquet-clouston, M., Paquette, S., Garcia, S., & Erquiaga, M. J. (2022).
       Entanglement : cybercrime connections of a public forum population.
       Journal          OfCybersecurity,          1(Desember),      1–14.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1093/cybsec/tyac010
Perdana, A., & Jhee Jiow, H. (2024). Crypto-Cognitive Exploitation:
       Integrating Cognitive, Social, and Technological perspectives on
       cryptocurrency fraud. Telematics and Informatics, 95(May), 102191.
       https://doi.org/10.1016/j.tele.2024.102191
Perdana, A., Lee, W. E., Lim, C. Y., Pan, G., & Seow, P. (2025). Effects of
       Ethics and Culture on One ’ s Trust in Cryptocurrencies : An Inter-
       Country Configurational. Telematics and Informatics, 102315.
       https://doi.org/10.1016/j.tele.2025.102315
Pikahulan, R. M. (2020). Implementasi Fungsi Pengaturan serta Pengawasan
       pada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap
       Perbankan. Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, 1(1), 41–51.
       https://doi.org/10.18196/jphk.1103
Pirkko, P. A. H. S., Goede, M. S. V. H., Merel, M. A. G. V. L., Steve, S. G.
        A. V. D. W., & Rutger, E. R. L. (2025). Fear of cybercrime
        victimisation : Examining the relationship between fear and
        victimisation. Journal of Criminal Justice, 101(September), 102531.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jcrimjus.2025.102531
Popal, D. F. T. (2023). Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Mayantara
       (Cyber      Crime).      Lex      Administratum,     XII(5),     1–12.
       https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/administratum/article/view/51
       005%0Ahttps://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/administratum/article
       /download/51005/43956
Prümmer, J., Steen, T. Van, & Berg, B. Van Den. (2024). Computers &
      Security A systematic review of current cybersecurity training
      methods. Computers & Security, 136(July 2023), 103585.
      https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.cose.2023.103585




                                    142
Purba, C. A., & Khairunnisa, I. L. L. (2025). Peran Pengawasan Otoritas Jasa
        Keuangan Terhadap Pinjaman Online Berdasarkan Undang-Undang
        Nomor 21 Tahun 2011. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(6), 236–
        242. https://doi.org/ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/index June-
        2025.
Purnama Santhi, N. N. P., & Nuarta, I. N. (2023). Penguatan Penegakan
      Hukum Polri dalam Rangka Optimalisasi Penanggulangan
      Cybercrime di Indonesia. SCIENTIA: Journal of Multi Disciplinary
      Science, 2(1), 15–27. https://doi.org/10.62394/scientia.v2i1.40
Putri Hapsari, P., & Shafa Khairunnisa, S. (2025). Evaluasi Efektivitas
       Pengaturan Dan Pengawasan Bank Indonesia Dan OJK Terhadap
       Kinerja Perbankan Di Indonesia. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 1427–
       2446.
Qi, J., Zhang, Y., & Ouyang, C. (2025). Cryptocurrency Investments: The
         Role of Advisory Sources, Investor Confidence, and Risk Perception
         in Shaping Behaviors and Intentions. Journal of Risk and Financial
         Management, 18(2), 1–20. https://doi.org/10.3390/jrfm18020057
Rachmadini, V. N. (2020). Perlindungan Hukum Bagi Investor Dalam Pasar
      Modal Menurut Undang-Undang Pasar Modal Dan Undang-Undang
      Otoritas Jasa Keuangan. Pena Justisia: Media Komunikasi Dan
      Kajian Hukum, 18(2), 89–96. https://doi.org/10.31941/pj.v18i2.1093
Rana, S. (2025). Enhancing Entrepreneurial Security in Cryptocurrency
       Wallets Using Cloud Technology. Aptisi Transactions on
       Technopreneurship              (ATT),          7(2),  481–491.
       https://doi.org/https://doi.org/10.34306/att.v7i2.483
Riska, Seri Mughni Sulubara, N. (2025). Analisis Hukum Peer To Peer
       Lending Pada Platform Shopee Paylater Perspektif Kontrak
       Elektronik dan Perlindungan Konsumen (Tahta Media (ed.)). CV.
       Tahta Media Group.
Rodrigues, F., & Machado, M. (2025). High-Frequency Cryptocurrency Price
       Forecasting Using Machine Learning Models: A Comparative Study.
       Information            (Switzerland),       16(4),         1–22.
       https://doi.org/10.3390/info16040300




                                    143
Rosita, D. P. (2025). Tugas dan Wewenang Otoritas Jasa Keuangan ( OJK )
        Dalam Mengawasi Sektor Keuangan di Indonesia. Media Hukum
        Indonesia              (MHI),           2(6),         140–143.
        https://doi.org/10.5281/zenodo.15573767 This
Saputra, B. S. P., & Hakim, M. H. A. (2025). Tinjauan POJK No . 77 Tahun
        2016 Tentang Layanan Shopee Pinjam. PENG: Jurnal Ekonomi Dan
        Manajemen,                       2(1),               1993–1999.
        https://doi.org/doi.org/10.62710/9w6aqx34
Sarefo, S., Mphago, B., & Dawson, M. (2023). An analysis of Botswana ’ s
        cybercrime legislation. Procedia Computer Science, 219(2022),
        1023–1033. https://doi.org/10.1016/j.procs.2023.01.380
Sarkar, G., & Shukla, S. K. (2023a). Behavioral analysis of cybercrime_
        Paving the way for effective policing strategies. Journal of Economic
        Criminology,                      2(August),                  100034.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2023.100034
Sarkar, G., & Shukla, S. K. (2023b). Behavioral analysis of cybercrime:
        Paving the way for effective policing strategies. Journal of Economic
        Criminology,                    2(October),                   100034.
        https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2023.100034
Sarkar, G., & Shukla, S. K. (2023c). Behavioral analysis of cybercrime:
        Paving the way for effective policing strategies. Journal of Economic
        Criminology,                   2(September),                  100034.
        https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2023.100034
Scharnowski, S. (2024). Dark web traffic, privacy coins, and cryptocurrency
       trading activity. Finance Research Letters, 67(PB), 105875.
       https://doi.org/10.1016/j.frl.2024.105875
Schedvin, E. Von. (2021). Trade Credit And Product Pricing: The Role Of
       Implicit Interest Rates. Journal Ofthe European Economic
       Association, 19(2), 709–740. https://doi.org/10.1093/jeea/jvaa007
Sema, W., Yayeh, Y., & Abeshu, A. (2024). Cyber Security and Applications
       Cyber security : State of the art , challenges and future directions.
       Cyber Security and Applications, 2(October), 100031.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.csa.2023.100031




                                    144
Seri Mughni Sulubara, Hidayati Purnama Lubis, Nanci Yosepin Simbolon, F.
       R. (2024). Shopee Paylater Transactions in the Shopee Application In
       Legal Perspective. Annual International Conference on Islamic
       Economics and Business, 1(2), 64–71.
Seri Mughni Sulubara, Murthada, A. (2023). Penegakan Hukum Terhadap
       White collar crime Insider Trading Dalam Pasar Modal. Jurnal Ilmiah
       Penegakan                Hukum,             10(2),          184–190.
       https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31289/jiph.v10i2.10445
Seri Mughni Sulubara, Yury Ulandary, Riska Riska, & Desi Purnama Sari.
       (2023). Gen Z Wajib Tau! Edukasi dan Penguatan Pasal-Pasal UUD
       1945 bagi Generasi Z (Pasca Milenal) bagi Siswa-Siswi SMA Negeri
       4 Takengon. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
       Indonesia, 2(4), 96–109. https://doi.org/10.58192/karunia.v2i4.1552
Shahzad, M. F., Xu, S., Lim, W. M., Hasnain, M. F., & Nusrat, S. (2024).
       Cryptocurrency awareness, acceptance, and adoption: the role of trust
       as a cornerstone. Humanities and Social Sciences Communications,
       11(1). https://doi.org/10.1057/s41599-023-02528-7
Singgi, I. G. A. S. K., Suryawan, I. G. B., & Sugiartha, I. N. G. (2020).
        Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Peretasan sebagai Bentuk
        Kejahatan Mayantara (Cyber Crime). Jurnal Konstruksi Hukum, 1(2),
        334–339. https://doi.org/10.22225/jkh.2.1.2553.334-339
Stern, L. (2025). Regulating cryptocurrencies in a post-pandemic global
        economy: A comparative legal analysis of the EU, the US, and Russia.
        Journal of Economic Criminology, 9(August), 100183.
        https://doi.org/10.1016/j.jeconc.2025.100183
Steven Nathanael, B., Ridorti, A., Fitriadi, D., Sari, D., Ekonomi, I., & Bangka
       Belitung, U. (2025). Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam
       Mengawasi dan Mengatur Implementasi Danantara. Jurnal Ilmiah
       Ekonomi            Dan            Bisnis,            16(1),        42–48.
       https://doi.org/10.33087/eksis.v16i1.498
Stupak, V. (2025). Economic Risk and Cryptocurrency: What Drives Global
        Digital Asset Adoption? Journal of Risk and Financial Management,
        18(8), 1–22. https://doi.org/10.3390/jrfm18080453




                                     145
Sulich, A., & Rutkowska, Małgorzata, Krawczyk-Jezierska, A. (2021).
        Sustainable Development Cybersecurity and Sustainable
        Development. Procedia Computer Science, 192, 20–28.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.procs.2021.08.003
Sulubara, Seri Mughni, Lubis, Hidayati Purnama, Simbolon, Nanci Yosepin,
       Razi, F. (2024). Teori Hukum Perdata (Studi Kasus: Transaksi E-
       Commerce Shopee Paylater (Tahta Media (ed.); Edisi Pert). CV.
       Tahta Media Group.
Sulubara, Seri Mughni, Tasril, Virdyra, N. (2025). Pengantar Hukum Siber
       (Cybercrime) di Indonesia. CV. Meida Sains Indonesia.
Sulubara, Seri Mughni, I. (2024). Regulasi dan Lisensi Mengenai
       Perlindungan Hukum Investor di Platform Fintech Peer-To-Peer
       Lending dalam Hukum Konvensional. Jurnal Hukum, Politik Dan
       Ilmu                Sosial,               3(4),          431–442.
       https://doi.org/https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i4.4499
Sulubara, Seri Mughni Lubis, Hidayati Purnama, Simbolon, N. Y. (2024).
       Legal Review of Electronic Commerce-Based Buying and Selling on
       the Shopee Platform Against Consumers Using Shopee PayLater.
       Proceeding of IROFONIC 2024, Proceeding(02), 392–402.
Sulubara, S. M. (2024a). Konsep Dakwah Islam Berguru dalam Hukum Adat
       Gayo Bagi Masyarakat Suku Gayo Aceh Tengah. Mandub : Jurnal
       Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 2(2), 408–417.
       https://doi.org/https://doi.org/10.59059/mandub.v2i2.1404
Sulubara, S. M. (2024b). Menyajikan Berbagai Insiden Cybercrime yang
       Terjadi di Indonesia , Termasuk Pencurian Data dan Peretasan Situs
       Web Pemerintah. Konsensus: Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi,
       1(6),                                                       199–206.
       https://doi.org/https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i6.692
Sulubara, S. M. (2024c). Perlindungan Data Pribadi dalam Kasus
       Ransomware : Apa Kata Hukum ? Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum Dan
       Administrasi              Negara,            2(4),          426–434.
       https://doi.org/https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i4.1823
Sulubara, S. M. A. A. (2024). Legalitas Fintech Peer To Peer Lending
       Pinjaman Online dalam Aspek Hukum Konvensional. MANDUB:
       Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 2(2), 177–187.
       https://doi.org/https://doi.org/10.59059/mandub.v2i2.1184


                                   146
Sulubara, S. M., Fauzi, H., Muslim, B., Ferdiansyah, M. F., & Musmulyadi,
       M. (2025). Judi Online Sebagai Cybercrime Serta Tantangan
       Penegakan Hukum Pidana di Era Digital : Antara Regulasi ,
       Pembuktian , dan Ancaman Cybercrime. Jurnal Riset Rumpun Ilmu
       Sosial,      Politik     Dan       Humaniora,       4(2),  539–552.
       https://doi.org/https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.4990
Sulubara, S. M., Lubis, H. P., & Simbolon, N. Y. (2024). Legality Of Shopee
       Paylater Payments For Shopee Platform E-Commerce Transactions In
       Conventional Law. DELEGALATA Jurnal Ilmu Hukum, 9(2), 247–
       256. https://doi.org/10.30596/dll.v9i2.20414
Sulubara, S. M., & Tasril, Virdyra, N. (2025). Legal Protection Of Cybercrime
       Crimes From Ransomware Attacks And Evaluation Of The Cyber
       Security And Resilience Bill 2025 In Indonesia ’ S Defense. DE
       LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum, 10(December), 287–297.
       https://doi.org/10.30596/dll.v10i2.25786
Sulubara, S. M., Tasril, V., & Nurkhalisah. (2025). Perlindungan Hukum
       Tindak Pidana Cybercrime Dalam Cyberlaw Di Indonesia:
       Perkembangan Tekhnologi Dan Tantangan Hukum Dalam
       Mewujudkan Cybersecurity (Edisi Pert). Tahta Media.
Sundarasen, S., & Saleem, F. (2025). From Tweets to Trades: A Bibliometric
       and Systematic Review of Social Media’s Influence on
       Cryptocurrency. International Journal of Financial Studies, 13(2), 1–
       19. https://doi.org/10.3390/ijfs13020087
Taherdoost, H. (2022). Cybersecurity vs . Information Security. Procedia
       Computer              Science,           215(June),         483–487.
       https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.procs.2022.12.050
Teichmann, F. (2023). Ransomware attacks in the context of generative
      artificial intelligence—an experimental study. International
      Cybersecurity         Law       Review,    4(4),      399–414.
      https://doi.org/10.1365/s43439-023-00094-x
Tonhauser, M., & Ristvej, J. (2023). Cybersecurity Automation in Countering
       Cyberattacks. Transportation Research Procedia, 74, 1360–1365.
       https://doi.org/10.1016/j.trpro.2023.11.283




                                    147
Touhami, K., Abidi, I., Nsaibi, M., & Mejri, M. (2025). Can Environmental
      Variables Predict Cryptocurrency Returns? Evidence from Bitcoin,
      Ethereum, and Tether Using a Time-Varying Coefficients Vector
      Autoregression              Model.            Risks,         13(4).
      https://doi.org/10.3390/risks13040072
Umami, S. H., & Fithry, A. (2024). Mekanisme Penyidikan Dan Penuntutan
      Tindak Pidana Cybercrime: Tinjauan Hukum Indonesia. Prosiding
      SNAPP : Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan Dan Teknologi,
      2(1), 114–120. https://doi.org/10.24929/snapp.v2i1.3129
Vera-cossio, D. (2022). Targeting Credit Through Community Members.
       Journal Ofthe European Economic Association 2022, 20(2), 778–
       821. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/jeea/jvab036
Widijowati, D. (2022). Legal Complexity in Dealing with Cyber Crime in
       Indonesia.        Research          Horizon,       2(6),     597–606.
       https://doi.org/https://journal.lifescifi.com/index.php/RH/index
       Legal
Wissink, I. B., Standaert, J. C. A., Jan, G., Stams, J. M., Asscher, J. J., &
       Assink, M. (2023). Risk factors for juvenile cybercrime : A meta-
       analytic review. Aggression and Violent Behavior, 70(April 2021),
       101836. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.avb.2023.101836
Wright, D., & Kumar, R. (2023). Assessing the socio-economic impacts of
        cybercrime.        Societal      Impacts,    1(1–2),   100013.
        https://doi.org/10.1016/j.socimp.2023.100013

Bagian 5 dari 5

Yulianto, S., Soewito, B., Gaol, F. L., & Kurniawan, A. (2025). Enhancing
        cybersecurity resilience through advanced red-teaming exercises and
        MITRE ATT&CK framework integration: A paradigm shift in
        cybersecurity assessment. Cyber Security and Applications,
        3(January),                                                100077.
        https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.csa.2024.100077
Zhang, P., Xu, K., Huang, J., & Qi, J. (2024). Investor sentiment and the
       holiday effect in the cryptocurrency market: evidence from China.
       Financial Innovation, 10(1). https://doi.org/10.1186/s40854-024-
       00639-x
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata




                                    148
Undang-Undang Nomor: 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi
      Elektronik.
Undang-Undang Nomor: 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.




                               149
                       TENTANG PENULIS


                         Seri Mughni Sulubara, S.H., M.H, lahir di Medan, 18
                         Desember 1986. Beliau menyelesaikan S-1 dan S-2
                         Magister Hukum konsentrasi hukum Perdata/Bisnis
                         di Universitas Sumatera Utara, Medan. Saat ini
                         beliau bekerja sebagi dosen tetap Fakultas Ilmu
                         Sosial dan Humaniora Program Studi Ilmu Hukum
                         Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh,
                         Bireun. Beliau aktif dalam mengerjakan kegiatan
                         catur dharma dalam bidang muhammadiyah,
                         pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
Saat ini beliau memiliki berbagai publikasi ilmiah jurnal penelitian dan
pengabdian masyarakat terakreditasi nasional dan internasional. Beliau pun
aktif menulis buku referensi, buku monograf, buku ajar, prosiding nasional
dan internasional terpublikasi.




                          Rizky Maulana, S.Kom., M.Kom, lahir di Matang
                          Glumpang Dua, 05 November 1992. Beliau
                          menyelesaikan S-1 Teknik informatika di
                          Universitas Almuslim dan S-2 Teknik informatika
                          di Univeristas Sumatera Utara. Saat ini beliau
                          bekerja sebagi dosen tetap Fakultas Ilmu Komputer
                          dan Teknologi Informasi (FIKTI) Universitas
                          Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Bireun. Beliau
                          aktif dalam mengerjakan kegiatan catur dharma
                          dalam bidang muhammadiyah, pendidikan,
                          penelitian dan pengabdian masyarakat. Beliau aktif
mengimplementasikan catur dharma perguruan tinggi muhammadiyah, yang
meliputi kegiatan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat, sekaligus penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.



                                    150
Nurkhalisah Lahir di Bireun, 1 agustus 2003.
Beliau adalah mahasiswi aktif Fakultas Ilmu Sosial
dan Humaniora Program Studi Ilmu Hukum
Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh,
Bireun.




         151

WhatsApp ↗